Tiongkok bereaksi dengan marah terhadap tuduhan NATO bahwa mereka bertindak sebagai “pendukung yang menentukan” dalam perang Rusia melawan Ukraina.

Para pemimpin NATO berkumpul di Washington minggu ini untuk menghadiri pertemuan puncak aliansi pertahanan global selama tiga hari.

Negara-negara anggota sedang mendiskusikan cara meningkatkan bantuan militer ke Ukraina, dan sedang mempertimbangkan proposal untuk meningkatkan produksi senjata di seluruh aliansi.

NATO juga sedang menyusun pernyataan yang secara eksplisit menyerukan dukungan Tiongkok terhadap mesin militer Putin.

Rancangan tersebut merinci pasokan bahan-bahan yang dapat digunakan ganda oleh Tiongkok seperti komponen senjata, peralatan, dan bahan mentah yang berfungsi sebagai masukan bagi sektor pertahanan Rusia.

Komunike tersebut akan menggunakan bahasa yang keras untuk menggambarkan Beijing sebagai “pendukung tegas” agresi Rusia.

Namun Tiongkok membalas dengan marah, menuduh NATO “berperang” dan menyebarkan “kebohongan”.

Dalam sebuah pernyataan, Beijing mengatakan: “Seperti yang kita semua tahu, Tiongkok bukanlah pencipta krisis di Ukraina.

“Pengumuman KTT NATO di Washington penuh dengan mentalitas Perang Dingin dan retorika perang, dan konten terkait Tiongkok penuh dengan provokasi, kebohongan, hasutan, dan fitnah.”

AS secara konsisten memperingatkan sekutunya tentang bantuan militer rahasia Tiongkok ke Rusia.

Gedung Putih mengatakan Beijing menyediakan komponen penting bagi kompleks industri militer Rusia yang diperlukan untuk membuat peralatan militer.

Putin telah menempatkan perekonomian Rusia pada kondisi perang karena meningkatkan produksi militer.

“Mereka digunakan untuk membantu Rusia dalam upaya kilat yang luar biasa untuk membuat lebih banyak amunisi, tank, kendaraan lapis baja, rudal,” kata Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken kepada BBC.

Dia mengatakan sekitar 70 persen peralatan mesin dan 90 persen mikroelektronika yang diimpor Rusia berasal dari Tiongkok.

Laporan juga muncul yang menunjukkan bahwa Tiongkok membantu Rusia mengembangkan drone berdasarkan model Shaheed Iran.

Source link