BRI Manado Ringankan Kredit UMKM di Tengah Pandemi

25
Pelabuhan Manado

Bank BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Manado berkomitmen untuk meringankan beban kredit pelaku UMKM di tengah ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Salah satu penerapan komitmen tersebut adalah pemberian restrukturisasi kredit yang telah berjalan satu tahun terakhir ini.

Restrukturisasi kredit diberikan kepada debitur Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berhak menerima.

BRI Manado melakukan kebijakan ini berdasar kepada Peraturan OJK Nomor 11 Tahun 2020 tentang pemberian restrukturisasi bagi nasabah.

Rudy Andimono, Pemimpin Wilayah BRI Manado, menyatakan bahwa pihaknya telah mengucurkan restrukturisasi kredit hingga Rp 2,8 triliun dari Maret hingga Desember 2020 (Tribun Manado, 11/01/2021).

Adapun nominal tersebut merupakan kredit yang dinikmati oleh lebih dari 39 ribu debitur BRI di Sulawesi Utara (Sulut).

Sedangkan nilai restrukturisasi kredit untuk Kanwil yang meliputi Sulut, Gorontalo, Sulteng, dan Malut mencapai angka Rp 6,4 triliun.

Namun, BRI Manado tetap hati-hati dan memperhatikan kelayakan debitur UMKM saat memberikan keringanan kredit ini.

Selain restrukturisasi, BRI Manado juga memberikan relaksasi berwujud penurunan suku bunga, grace period pembayaran bunga, hingga penundaan pembayaran pokok pinjaman.

Bank BRI menyasar penyaluran bantuan khusus kepada usaha-usaha yang dianggap masih bisa bertahan di tengah pandemi.

Rudy mengungkapkan bahwa pemberian restrukturisasi sangat membantu debitur UMKM, terbukti 80 persen debitur bisa melanjutkan kredit dan mempertahankan usaha.

Bahkan, dirinya mengklaim bahwa success rate restrukturisasi kredit di level nasional lebih tinggi lagi, yakni di angka 90 persen.

Melalui bantuan keringanan kredit, BRI Manado berharap tahun ini UMKM bisa bangkit dan membantu pemulihan ekonomi nasional.

Artikel menarik lainnya:

12 Juta Pelaku UKM Manado Mendapat Bantuan BPUM Resmi dari Presiden

BRI Dukung Penyaluran Bantuan Presiden Usaha Mikro di Kalteng

Bank BRI Catatkan Laba Bersih Semester I 2020 Rp 10,2 Triliun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here