• Kisah ini berkembang, lebih banyak lagi yang akan menyusul

Sedikitnya 32 orang tewas setelah gempa berkekuatan 7,1 skala Richter melanda wilayah Tibet dekat Gunung Everest.

Getaran mengguncang ibu kota Nepal, Kathmandu, sebelum fajar pada hari Selasa.

Survei Geologi AS mengatakan pusat gempa terletak 57 mil dari Lobuche di Nepal, di sepanjang perbatasan pegunungan dengan Tibet di Tiongkok.

Data dari USGC menunjukkan bahwa Everest, gunung tertinggi di dunia, sendiri mengalami gempa berkekuatan 4,5 skala Richter.

Tidak jelas apakah ada pendaki di Everest pada saat gempa terjadi, yang berpotensi menimbulkan bencana.

Menurut media pemerintah Tiongkok, 38 orang terluka dan lebih dari 1.000 rumah rusak di satu wilayah saja, dan dikhawatirkan akan ada lebih banyak korban yang terjebak di bawah reruntuhan.

USGC mengatakan mengenai wilayah yang terkena dampak: ‘Secara keseluruhan, penduduk di wilayah ini tinggal di bangunan yang sangat rentan terhadap guncangan gempa, meskipun ada beberapa bangunan yang tahan.

‘Jenis bangunan rentan yang paling banyak adalah batako dan batu bata tanpa perkuatan dengan konstruksi lumpur.’

Beberapa rumah dan bangunan desa runtuh akibat gempa, kata para pejabat.

Pada tahun 2015, gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter yang melanda Nepal memicu longsoran salju besar dari Pumori, gunung terdekat, yang menyebabkan salju masuk ke Base Camp Everest, menewaskan sedikitnya 22 orang.

Penduduk desa berkumpul untuk menilai kerusakan setelah gempa mengguncang Nepal dan Tibet

Penduduk desa berkumpul untuk menilai kerusakan setelah gempa mengguncang Nepal dan Tibet

Penduduk desa berkumpul untuk menilai kerusakan setelah gempa mengguncang Nepal dan Tibet

Data dari USGC menunjukkan bahwa Everest, gunung tertinggi di dunia, sendiri mengalami gempa berkekuatan 4,5 skala Richter (File image)

Data dari USGC menunjukkan bahwa Everest, gunung tertinggi di dunia, sendiri mengalami gempa berkekuatan 4,5 skala Richter (File image)

Sedikitnya 61 orang terluka. Ini masih merupakan bencana paling mematikan di gunung tersebut.

Nepal sangat rentan terhadap gempa bumi, mengingat lokasinya yang berada di zona tumbukan lempeng tektonik India dan Eurasia.

Karena terletak di garis patahan aktif, negara ini dan wilayah sekitarnya sering mengalami gempa bumi dangkal.

Lebih banyak lagi yang akan menyusul.

Sumber

Reananda Hidayat
reananda Permono reananda is an experienced Business Editor with a degree in Economics from a Completed Master’s Degree from Curtin University, Perth Australia. He is over 9 years of expertise in business journalism. Known for his analytical insight and thorough reporting, Reananda has covered key economic developments across Southeast Asia. Currently with Agen BRILink dan BRI, he is committed to delivering in-depth, accurate business news and guiding a team focused on high-quality financial and market reporting.