berita

Hentikan permusuhan demi pembangunan nasional, kelompok mendesak pihak-pihak yang bertikai

Salah satu kelompok, Citizens Action for Good Governance (CAGG), menyerukan diakhirinya kerusuhan politik di Rivers State.

Kerusuhan ini didukung oleh para pendukung Gubernur Ashanti, Sim Fubara dan mantan Gubernur langsung dan Menteri FCT yang akan keluar, Nyesom Wike.

Berbicara pada konferensi pers pada hari Rabu, pemimpin kelompok tersebut, Murtala Gamji mengatakan kerusuhan yang disebabkan oleh pihak-pihak yang bertikai menunjukkan rasa tidak hormat yang besar terhadap upaya Presiden Tinubu untuk mencapai resolusi damai.

Dia mengatakan krisis ini dipicu oleh campur tangan serius oleh anggota kelompok oposisi G-60 yang dipimpin oleh Yang Mulia Ikenga Ugochinyere.

“Krisis di Rivers State adalah masalah internal oposisi Partai Rakyat Demokratik (PDP),” katanya. Alih-alih mendorong persatuan dan menyelesaikan masalah, kelompok G-60 malah memilih untuk memihak, sehingga memperburuk situasi. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai maksud dan tujuan sebenarnya dari kelompok G-60. Perbuatannya tidak hanya merugikan PDP tapi juga kesejahteraan bangsa secara keseluruhan.

“Selain itu, G-60 telah dikaitkan dengan kontroversi terkait ekstremisme dan kekerasan di negara bagian dan daerah pemilihan mereka. Sangat mengecewakan bahwa ia tidak menunjukkan komitmen yang sama untuk mengatasi masalah ketidakamanan di Negara Bagian Imo. Kurangnya tindakan yang mereka lakukan merupakan indikasi jelas akan prioritas mereka, yang tampaknya berpusat pada keuntungan pribadi dan bukannya kesejahteraan masyarakat.

“Pengelompokan G-60 telah gagal memberikan solusi yang berarti terhadap permasalahan nasional, dan malah memilih konferensi pers yang hanya mementingkan diri sendiri dan hanya mempromosikan ambisi politik pribadi. Tindakan Yang Terhormat Ugochinyere, seperti membentuk kelompok faksi dan menghasut kekerasan, tidak menguntungkan kepentingan rakyat Nigeria. Perilakunya mengingatkan akan bahaya kepentingan politik dan perlunya pemimpin memprioritaskan kebaikan bersama.

“Kami mendesak kelompok G-60 untuk menghentikan tindakan memecah belah dan berupaya mendorong persatuan dan kemajuan dalam partai-partai oposisi. Rakyat Nigeria berhak mendapatkan pemimpin yang mengutamakan kepentingan bersama dibandingkan keuntungan pribadi. Kami menuntut diakhirinya campur tangan dalam urusan internal Rivers State dan fokus pada penyelesaian masalah serius yang dihadapi negara kami.

“Selain itu, kami terkejut dengan ledakan berkala yang dilakukan kelompok G-60, yang mencerminkan penghinaan mereka terhadap supremasi hukum dan tidak menghormati institusi negara,” tambahnya.

Source link

Related Articles

Back to top button